Thursday, March 27, 2014

Surat Cinta 'Abu-abu'


Bismillahirrahmanirrahim

Mari biasakan setiap memulai sesuatu dengan Basmala :) Hmm, selamat berjumpa lagi dengan gue sang 'Penulis labil' dan kali ini sepertinya derajat kelabilan gue meningkat. Gue sangat sangat sangat labil dan galau sekarang. Dari judul yang gue angkat sekarang kalian udah bisa nebak apa yang bakal gue ceritakan. Gue seorang anak labil dengan kehidupan yang datar yang tak pernah pacaran sekalipun, yang tak pernah punya pengagum rahasia ataupun sejenisnya 'Pernah nulis surat cinta'. Haaaaaaaaaaaah.

Seharusnya di malam jumat yang mengerikan ini gue buat tugas matematika diskrit tapi gue malah nge-blog -,- Maafkan mahasiswamu yang labil ini pak dosen :) Entah kenapa gue lagi malas-malasnya belajar. Ayaaah maafkan anakmu ini :(

Dan saat semua teman gue berkutat di depan buku yg berjudul 'Matematika Diskrit' , disaat para caleg sedang gencar-gencarnya kampanye, saat kisah pengabdian seorang anak 'Aisyah' yang merawat ayahnya lagi dibicarakan semua orang, saat kabut asap kembali menyerang kota gue, saat ketua alay sedang senang karena hari ini ulangtahunnya (gak ada hubungannya sih)  gue malah galau.

Untuk tidak memperpanjang mukaddimah yg gak berguna ini mari langsung saja kita bicarakan topik malam ini. 'Surat cinta' :) gue adalah orang labil yang suka hal-hal romantis dan menurut gue surat cinta itu adalah hal yang paling romantis. Zaman sekarang segalanya serba teknologi, serba cepat, gak main kirim-kirim surat lagi. Nah, itulah yang gue rindukan. gue suka hal-hal kuno seperti itu. Gue suka nulis surat, gue suka dikasih surat (asal jangan surat utang aja lo kasih :| ) Intinya adalah gue pernah ngasih surat cinta sama seseorang dan sekarang gue baru sadar betapa gila dan labilnya gue dulu :| bagaimana ceritanya? kalian penasaran? gue juga. Mari kita selesaikan kisah ini :')

Pernahkah kalian jatuh cinta pada pandangan pertama pada seseorang? Yap. Gue pernah (anggap saja begitu) Waktu itu gue dalam proses pertumbuhan dimana yg sebenarnya terjadi gue gak numbuh2 :( So, gue adalah anak putih abu-abu yang punya imajinasi tinggi. Waktu itu gue lagi gila-gilanya sama 'dunia korea' dan gue berimajinasi mempunyai kisah romantis kayak drama korea. OOOH BETAPA ALAYNYA GUE DULU :|
Gue lupa gimana perjumpaan pertama dengan orang itu (maklum gue punya penyakit lupa akut) tapi yang ada di dalam ingatan gue adalah saat itu dia sedang baca buku (serius gue gak ngarang) dan entah kenapa gue deg-degan. Wajahnya yang begitu tenang, gue suka. Ya Allah gue suka dia. Dan kabar buruknya gue gak tau siapa dia.
Alhasil, setelah berhari-hari gue penasaran, ketemu juga namanya. Inisialnya RS (BUKAN RUMAH SAKIT!!)  dimana kepanjangannya adalah"Rumah Spongebob" (Lo tebak sendiri deh namanya, berbagi cerita ini aja gue udah malu tingkat berbahaya ) RS kelas XI sedangkan Gue masih kelas X dan saat itu gue lagi aktif-aktifnya jadi pengurus OSIS tapi gue gak tau kalo RS salah satu orang penting di sekolah. Gue baru tau dia sangat pintar di hari pembagian rapor dan dia mendapatkan juara umum. OOH gue berasa kudet banget. Suka sama seseorang tapi gak tau apa2 tentang orang itu. Dan hari demi hari berlalu. Gue sukses jadi secret admirer si RS. Salah satu teman gue adalah adik kelasnya waktu SMP (oh dia beruntung sekali) dan dia gue rekrut jadi informan gue, Hahaha.

RS bukan orang pertama yang gue suka, tapi dia orang pertama yang buat gue galau selama tiga tahun :| Yaah jadi secret admirer itu rasanyaaaaa ah kalian rasain sendiri aja, gue gak tau apa kata2 yg cocok buat gambarinnya. Gue selalu natap dia dari kejauhan, gue gak bisa dekat-dekat dengan dia. Serius, gue galau banget waktu itu. Setiap gue dekat dia yang gue alami adalah degdegan+badan lemes+gue gak bisa bergerak. Pernah waktu itu dia selalu nongkrong di depan Lab sedang gue harus kesana dan gue bela-belain nunggu dia pergi dulu trus pernah juga dia ada ditangga menuju kelas dan gue mesti nyari jalan memutar biar gak jumpa sama dia. Argghh gue gak tau kenapa bisa mengalami hal-hal bodoh seperti itu. Semua teman gue bilang gue adalah orang yang sangat-sangat-sangat bodoh (mereka belum pernah jatuh cinta kali ya -,-) Jadi, selama dua tahun gue selalu melihat dia dari kelas gue dilantai dua sedang kelas dia dilantai 3, gue gak bisa dekat-dekat sama dia (plis jangan tanya kenapa karena sampe sekarang gue juga gak tau) gue stalking akun twitter+facebooknya tapi gue gak add ataupun follow tu akun. Segitunyaaa, iya segitunya gue suka RS!!!

Puncaknya adalah saat dia perpisahan, hari bersuka citanya RS. Jadi, kebiasaan disekolah gue, di hari perpisahan diumumkanlah anak-anak yang berprestasi dan mengharumkan nama sekolah. DIAAA. YA DIA SALAH SATUNYA. Oke tingkat rasa suka gue bertambah. And, hari itu banyak yang foto-foto dengan dia. GUE CEMBURU! teman-teman gue semuanya nyuruh buat foto sama RS. GUE GAK BERANIIIII. Padahal ya cameranya udh stand by, si RS juga waktu itu lagi sendirian dan dengan bodohnya gue malah pulang. Yap! bodoh banget

Karena gue selalu menyesali kejadian perpisahan dimana gue gak berani ngajak foto sama dia, kesempatan terakhir adalah saat pengumuman kelulusan. Waktu itu niat gue adalah ngasih dia kado selamat tetapi karna ada sebuah insiden maka hadiah yang gue rencanakan batal. 5 sahabat tercinta gue (Yap ingatin gue buat cerita tentang mereka ya di postingan selanjutnya)  nyaranin kasih SURAT CINTA aja :| Mereka bilang "Kasih tau aja perasaan lo daripada nyesal, lo gak bakal ketemu dia lagi setelah ini"

Setelah berpikir, merenung, dan bertawakal berjam-jam akhirnya gue mulai menulis surat tersebut, setelah 3 jam jadilah sebuah surat. Kalian tau seperti apa suratnya? surat tersebut gue tulis di double folio dan semuanya terisi penuh (benar-benar tidak layak untuk disebut surat cinta). Di kertas itu gue tuangin semua isi hati gue (alaynya diriku oh tuhaan) gue cerita dari awal pertama jumpa dia, dan sebagainya. Masalah terakhir adalah GUE GAK TAU GIMANA NGASIH SURATNYA :'(

Penyakit malu gue masih belum sembuh akhirnya gue minta bantuan teman buat ngasih tuh surat sedang gue ngumpet gak jauh dari lokasi kejadian. I'am still stupid. Padahal kalo adegan di film2 harusnya gue ngasih langsung tapi gue gak berdaya. Gue bukan artis dan ini bukan cerita film. Setelah surat berhasil sampai padanya, gue nyesal lagi. Puncak penyesalan adalah saat dimana gue pikir gue gak bisa liat dia lagi disekolah ternyata dia malah kerja di sekolah gue. Siapapun bunuh gue :'( Kalian bisa bayangin betapa malunya gue. Gue makin gak mau ketemu dia. Maluuuu. Dan saat gue ujian praktek dia dengan entengnya jadi pengawas gue. Bagus! gue malah gak bisa ujian dengan tenang waktu itu.

Akhir dari cerita ini adalah gue lulus dengan baik, informasi terakhir yang gue tau, dia jadi admin di sekolah gue+ dia juga udah punya pacar. Gue gak sedih, gue gak galau gue cuma sedikit merana dan banyak menangis. Yaah itu tahun lalu.

 Dan alasan gue berbagi cerita ini adalah karena dia dengan manisnya hadir di mimpi gue belakangan ini, seperti yg gue bilang di awal, gue sangat-sangat-sangat galau. Ditambah lagi tadi dosen gue mengungkit-ngungkit 'surat cinta' Karena itulah gue gak tau dapat keberanian darimana buat cerita kisah ini. Di Blog ini!! Yang gue tau dia bisa aja baca :| Oh whateverlah 

"Satu-satunya alasan aku ngasih surat ini adalah aku cuma pengen buat kakak tau kalo disaat kakak putih abu-abu ada gadis bodoh yang menyukai kakak, yang selalu melihat kakak dari jauh. cuma itu"

Itu adalah kalimat yang gue ingat-yang pernah-gue tulis-di-surat cinta itu. Setelah gue berbagi cerita ini, gue merasa tenang (lagi-lagi gue gak tau kenapa). Dosen gue pernah bilang, menyukai seseorang itu bisa dinyatakan dengan tiga kata : Like, Love or do love. Penjelasannya adalah Like (50%) love (90%) sedang do love (100%).  Gue gak tau yang mana mewakili perasaan gue waktu itu, yang gue tau yaitu gue suka dia tanpa tau apapun tentang dia dan karena perasaan itu gue punya kisah yang bisa gue ceritakan saat gue masih memakai baju putih abu-abu dan kisah itu gue kasih judul Surat cinta 'Abu-Abu'

Hai RS, gue ingat disaat itu gue bilang "Sampai berjumpa di masa depan" dan sebelum gue jadi wanita yang layak jangan muncul dulu ya. Gue akan terus memperbaiki diri dan berusaha saat hari pertemuan itu datang gue akan lebih berani lagi.

Dan mungkin saja, sahabat kehidupan gue bukan RS. Siapapun kamu, sekarang ini gue dalam tahap memperbaiki diri. Gue harap "Hari pertemuan" kita dipercepat dan menjadi lebih indah. Tenanglah, sekali lagi gue bilang, gue akan menjadi orang yang lebih baik lagi dan gue harap "Sang pemimpin hidup" gue melakukan hal yang sama.

"Orang baik jodohnya juga baik, begitupun sebaliknya" :) Yuk saling berbenah diri :D

Sampai jumpa di postingan yang lebih labil lagi. Wassalam :)


7 comments:

  1. Saniiiiiii , cerita yang indah :') jadi keinget masa2 SMA dmna lg sibuk2 nya organisasi dan memikirkan cinta hanya dg setengah hati :') betapa beruntung nya dy di kagumi selama ini :')

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah , sani mengenali saiia ;;) hehehehe

      Delete
  2. Haha :D sani masih ingat sama secret gift yg sani kasih ke RS

    ReplyDelete
  3. bisa posting tentang yonghwa gak??
    yang diatas gak asik :p

    ReplyDelete
  4. Oke aman tu dia pacar tercinta :D jangan nangis bacanya ya dinot :p

    ReplyDelete

Dunia ini terlalu luas, jadi tinggalkanlah jejak langkahmu :)